Breaking News
light_mode
Beranda » Budaya » Gembala Dr. A.G. Socratez Yoman: SDA Adalah Sumber Malapetaka

Gembala Dr. A.G. Socratez Yoman: SDA Adalah Sumber Malapetaka

  • account_circle Admin Original Voice
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PATRICE LUMUMBA-DAG HAMMARKJOLD-JOHN F.KENNEDY-IR. SUKARNO HINGGA IBU HAMIL MELKIANA DUWITAU DI INTAN JAYA

“INGAT! Sepanjang dan sejauh Indonesia tidak mengganggu perusahaan milik Amerika PT Freeport McMoran di Namangkawi-Ndugu-Ndugu di Timika, selama itu juga Amerika pelihara Indonesia sebagai proxy war”.

Oleh. Gembala Dr. Ambirek/t G. Socratez Yoman

Saya tulis artikel ini untuk membangun pemahaman yang utuh tentang kepentingan Negara Kapitalis seperti Amerika Serikat. Singkatnya, Amerika Serikat mempunyai kepetingan ekonomi di Indonesia, khususnya tambang emas di Namangkawi-Ndugu-Ndugu di Timika, Papua Barat. Penguasa kapitalis tidak pernah berpikir penduduk setempat, ia selalu singkirkan orang-orang yang menghambat kepentingan ekonomi dan politiknya. Orang-orang penduduk asli dianggap penghalang dan harus dimusnahkan. Itu karakter bangsa kapitalis.

Saya tulis beberapa fakta sebagai contoh. Supaya penduduk orang asli Papua Barat dari Sorong-Merauke perlu tahu dan harus mengerti kepentingan negara kapitalisme Amerika Serikat di Papua Barat.
*
1. Patrice Lumumba dibunuh pada 17 Januari 1961

Patrice Lumumba adalah pemimpin anti-kolonial Afrika dan Perdana Menteri Republik Demokratik Kongo pertama yang dipilih secara demokratis, setelah membantu proses kemerdekaan negara itu dari Belgia pada Juni 1960. Lumumba adalah pemimpin Gerakan Nasional Kongo dari tahun 1958 hingga dibunuh oleh CIA pada 17 Januari 1961.

Mengapa Patrice Lumumba dibunuh CIA? Karena Patrice menolak atau melawan kaum kapitalisme Amerika Serikat yang mau menguasai Sumber Daya Alam di Republik Demokrat Congo.

Waktu itu, pemerintah Amerika Serikat menaruh perhatian besar pada kobalt dan tembaga di Republik Demokratik Kongo (DRC), yang merupakan komponen vital untuk transisi energi bersih dan baterai kendaraan listrik. Selain kedua mineral strategis tersebut, AS juga mengincar mineral penting lainnya seperti koltan (sumber tantalum untuk teknologi/elektronik) dan litium.

CIA (Central Intelligence Agency) adalah badan intelijen luar negeri utama pemerintah Amerika Serikat. Mereka bertugas mengumpulkan dan menganalisis informasi global untuk menjaga keamanan nasional, serta menjalankan operasi rahasia sesuai arahan presiden.

*
(2) Dag Hjalmar Agne Carl Hammarskjöld  Sekretaris Jenderal PBB tewas pada 18 September 1961 di Congo.

Dag Hammarskjold tewas ketika pesawatnya jatuh di dekat Ndola, Rhodesia Utara (kini Zambia) dalam perjalanan untuk menengahi konflik di Kongo. Meski awalnya disebut kecelakaan, investigasi dan bukti baru menunjukkan pesawat tersebut kemungkinan besar jatuh akibat serangan eksternal atau sabotase.

Kecelakaan misterius ini terjadi di tengah keterlibatan aktif PBB dalam Krisis Kongo. Penyelidikan independen memunculkan dugaan kuat bahwa pesawat yang ditumpangi Hammarskjöld ditembak jatuh atau disabotase oleh pihak-pihak yang menentang upaya perdamaian PBB di wilayah kaya mineral itu.

Dag Hammarskjöld, Sekretaris Jenderal PBB ke-2, merancang rencana dekolonialisasi OPEX untuk memberikan kemerdekaan penuh kepada Papua. Namun, rencananya digagalkan oleh kematiannya yang misterius akibat kecelakaan pesawat pada September 1961.

Dag Hammarskjold tewas dengan di tangannya Paper yang berjudul “Papua For Papua”. Paper ini mau disampaikan pidato dalam Sidang Umum PBB bahwa masalah Papua Barat diambil tanggungjawab oleh PBB. Kematian Sekretaris Jenderal PBB berkaitan dengan SDA alam di Kongo dan emas di Timika, Papua Barat.

*
(3) John F. Kennedy ditembak mati pada 22 November 1963

John F. Kennedy tewas ditembak oleh Lee Harvey Oswald karena ada negosiasi damai tentang masa depan rakyat dan bangsa Papua Barat. Pihak yang mengincar tambang emas di Timika merasa dihambat, maka John. F. Kennedy disingkirkan atau dilenyapkan.

“Di masa mengakhiri isu-isu Perang Dingin, salah satu caranya adalah melalui pemahaman antara Kennedy dengan Hammarskjold atas usulan untuk menyelesaikan sengketa kedaulatan di Papua….dan tidak diragukan lagi mendapat dukungan dari Truman. Hammarskjold memutuskan untuk melaksanakan sebuah kebijakan “Papua untuk orang Papua”. Dan “Sekretaris Jenderal PBB telah mendapat dukungan dari Kennedy dalam merumuskan rencana untuk membuat PBB sebagai pemain utama dalam sengketa kedaulatan atas Papua”.

Lebih jauh, kita melihat sikap keseriusan Sekretaris Jenderal PBB:
” Hammarkjold prihatin terutama pada suku asli. Dalam kasus Papua, niat Hammarkjold adalah untuk menyatakan tuntutan atas kedaulatan Papua, baik yang diklaim oleh Belanda dan Indonesia, adalah tidak sah. Ia mengusulkan untuk membantu rakyat dengan menyatakan peran PBB dengan mendeklarasikannya sebagai negara merdeka dan menggunakan petugas PBB untuk memberikan saran kepada departemen pemerintah di negara Papua”. (Sumber: Greg Poulgrain: Bayang-Bayang Intervensi: Perang Siasat John F. Kennedy dan Allen Dulles atas Sukarno:2017: 67-69).

*
4. Ir. Sukarno disingkirkan dari kursi Presiden Republik Indonesia 1965.

Presiden Ir. Sukarno disingkirkan dari kekuasaannya sebagai Presiden dengan alasan atau tuduhan pendukung komunis. Waktu itu, dalam Perang Dingin Ir. Sukarno lebih dekat dengan Blok Uni Soviet daripada Amerika Serikat. Penyingkitan Ir. Sukarno diulas dengan terang oleh Greg Poulgrain dalam buku Bayang-Bayang Intervensi: Perang Siasat John F. Kennedy dan Allen Dulles atas Sukarno:2017.

*
5. Saddam Hussein tewas pada 30 Desember 2006

Mantan Presiden Irak, Saddam Hussein, meninggal pada 30 Desember 2006. Ia dieksekusi mati dengan cara digantung di Camp Keadilan, Bagdad, Irak.
Saddam Hussein dihukum mati karena dinyatakan bersalah atas kejahatan terhadap kemanusiaan. Tuduhan utama yang menjatuhkannya adalah pembantaian dan penyiksaan terhadap 148 warga Syiah di kota Dujail pada tahun 1982.

Tim ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyimpulkan bahwa Irak tidak memiliki senjata pemusnah massal sebelum invasi pada tahun 2003. Ketua tim inspektur senjata PBB (UNMOVIC), Hans Blix, bersama Direktur Jenderal IAEA saat itu, Mohamed ElBaradei, melaporkan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa mereka tidak menemukan bukti adanya program aktif atau persediaan senjata pemusnah massal di Irak. Temuan ini bertentangan dengan dalih yang digunakan oleh Amerika Serikat dan sekutunya untuk melancarkan invasi.

Ada dua tuduhan Amerika Serikat kepada Presiden Saddam Hussein. Pertama, melakukan kejahatan kemanusiaan; dan memproduksi senjata kimia pemusnah massal. Tetapi, yang dikejar dan diburuh oleh Amerika Serikat ialah menyingkirkan Saddam Hussein adalah orang kuat di Timur Tengah, dan ladang minyak di Irak.

*
6. Nicolas Maduro ditangkap pada 3 Januari 2026

Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, ditangkap dan dibawa keluar negeri oleh militer Amerika Serikat akibat operasi militer di Karakas. Tindakan ini didasari oleh berbagai tuduhan dari Departemen Kehakiman AS atas narko-terorisme, konspirasi perdagangan kokain, serta motif geopolitik untuk mengendalikan wilayah dan mengelola cadangan minyak Venezuela. Tuduhan dan motif utama penangkapan tersebut meliputi:

(1) Dakwaan Kriminal: Departemen Kehakiman AS mendakwa Maduro memimpin kartel narkoba dan memfasilitasi penyelundupan kokain ke AS. (2) Kepentingan Geopolitik & Ekonomi: Pemerintah AS menyatakan operasi ini dilakukan karena kondisi darurat nasional, dengan rencana mengambil alih pengelolaan sementara negara tersebut agar perusahaan-perusahaan minyak besar AS dapat beroperasi kembali.
*
7. Ibu hamil Melkiana Duwitau tewas ditembak TNI pada 2 Juli 2026

Mengapa saya sejajarkan ibu Hamil Melkiana Duwitau yang tewas ditembak TNI pada 2 Juli 2026 dengan korban para tokoh dunia? Pengorbanan ibu Melkiana dengan benyak rakyat sipil di Intan Jaya adalah motivasi penguasaan dan pengeksploitasian sumber daya alam atau tambang di Blok Wabu.

Operasi militer di Intan Jaya bukan masalah keberadaan pejuang Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), tetapi kepentingan emas di Blok Wabu. Untuk menguasai dan mengeksploitasi emas di Blok Wabu, penduduk asli harus diusir, dilemahkan dan dimusnahkan.

Patrice Lumumba, Dag Hamarskjold, John F. Kennedy, Ir. Sukarno, Saddam Hussein, Nicolas Maduro, dan ibu hamil Melkiana Duwitau menjadi korban karena kepentingan kapitalisme, imperialisme, dan kolonialisme.

Kesimpulan

INGAT! Sepanjang dan sejauh Indonesia tidak mengganggu perusahaan milik Amerika di Namangkawi-Ndugu-Ndugu (Tembagapura) di Timika, selama itu juga Amerika pelihara Indonesia sebagai proxy war.

Lihat atau ikuti saja, kelanjutan kontrak PT Freeport Indonesia (PTFI) pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditetapkan melalui penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2024. Aturan ini menjadi landasan hukum perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PTFI hingga tahun 2061 atau sampai cadangan tambang habis.

Sementara Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto telah resmi menyepakati perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT Freeport Indonesia hingga tahun 2061. Perpanjangan izin selama 20 tahun dari periode sebelumnya yang berakhir pada 2041 ini juga meningkatkan kepemilikan saham Indonesia menjadi 63%.

Kontrak Kerja PT Freeport McMoran dengan Indonesia pada 7 April 1967 sekitar 59 tahun lalu sebelum wilayah Papua Barat menjadi wilayah Indonesia melalui rekayasa Pepera pada 14 Juli-2 Agustus 1969 yang dimenangkan ABRI (sekarang: TNI).

Ini yang saya maksudkan bahwa Indonesia adalah proxy war atau boleh dikatakan ‘anjing’ penjaga perusahaan milik Amerika di Namangkawi-Ndugu-Ndugu-Tembagapura-Timika. Jadi, Amerika Serikat katakan kepada Indonesia, tolong jaga perusahaan saya, kalau ada gangguan harus bayar harga yang mahal.

Fakta bahwa kami dimusnahkan bukan karena separatis tapi karena emas kami yang melimpah di atas Tanah leluhur kami.

Doa dan harapan saya, bahwa tulisan ini membuka perspektif baru bagi para pembaca yang mulia.

Selamat membaca. Tuhan memberkati.

Ita Wakhu Purom, 5 Juli 2026

Penulis:
1. Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua.
2. Anggota: Dewan Gereja Papua (WPCC).
3 Anggota Konferensi Gereja-gereja Pasifik (PCC)
4. Anggota Baptist World Alliance (BWA).
____

NO HP/WA: 08124888458

  • Penulis: Admin Original Voice

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Leave a Reply

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less